PEMERINTAH PERPANJANG JADWAL PEMBAGIAN BENIH GRATIS DI SUMUT
"Selain itu, beberapa perusahaan menyatakan kesediannya menjadi pelaksana program itu setelah sebelumnya produsen benih PT Sang Hyang Seri menolak dengan alasan merugi dan PT Pertani hanya menyanggupi menjadi pelaksana di tiga kota/kabupaten," kata Kepala Dinas Pertanian Sumut, Bintara Tahir, di Medan, Jumat.
Didampingi Kasubdin Bina Produksi Dinas Pertanian Sumut, L. Sitorus, ia mengungkapkan keyakinannya dana tersebut tidak harus dikembalikan, apalagi program itu sendiri telah mulai dilaksanakan meski dalam jumlah dan daerah yang masih terbatas.
Pembagian benih gratis itu sudah dilakukan di Kabupaten Langkat dengan pelaksana PT Pertani dan Serdang Bedagai dengan pelaksana PT Duta Agung dengan jumlah masing-masing sebanyak 18 ton dan 10 ton.
Total alokasi benih padi untuk di Langkat sendiri sebesar 830 ton dan di Serdang Bedagai 598,3 ton.
"Selain dua kabupaten itu, enam daerah lainnya masing-masing Binjai, Medan, Simalungun, Karo, Pematang Siantar dan Dairi juga sedang dalam tahap melakukan kerjasama dengan beberapa perusahaan," katanya.
Bahkan, menurut L. Sitorus, penangkar di Kabupaten Simalungun menyatakan kesiapan dan sedang menyiapkan calon benih dari hasil panen padi mereka yang seluas 100 hektare dan akan panen pada akhir September tahun ini.
"Mudah-mudahan semua rencana berjalan lancar. Gubernur Sumut sendiri sangat mendukung program itu dengan menyatakan kesiapan Pemprov Sumut menambah dana DIPA itu dari APBD," katanya.
Dia mengakui, harga benih dalam DIPA yang sebesar Rp5.175/kg di bawah harga jual yang berlaku di Sumut dewasa ini.
Harga benih di Sumut lebih mahal ketimbang di Jawa karena harga jual gabah kering panennya (GKP) juga jauh lebih tinggi. Harga rata-rata GKP di Sumut yang sebesar Rp2.700/kg sepanjang Januari-Juni ini tercatat tertinggi di Indonesia.
"Kondisi itu menyulitkan produsen benih untuk menjual benihnya ke pemerintah yang akan membagikannya ke petani. Namun akhirnya berkat kerja keras dan dukungan semua pihak, Sumut mulai bisa mencari solusi," kata Bintara.
Meski pelaksanaan program itu terlambat dibanding daerah lain, program pembagian benih gratis kepada petani di Sumut diharapkan terwujud dan berhasil 100 persen untuk meningkatkan produksi beras daerah itu, mengingat Sumut masih tetap diharapkan pemerintah sebagai salah satu lumbung beras nasional.
Tahun ini produksi beras di Sumut ditargetkan sebesar 3,2 juta ton atau naik sekitar 300 ribu ton dari realisasi 2006 yang masih 2, 9 juta ton.