Kabupaten Asahan merupakan salah satu kabupaten yang memiliki garis pantai terpanjang ± 119 km di Pantai Sumatera Utara yang memiliki berbagai sumberdaya perikanan dan kelautan yang terdiri dari aliran sungai (DAS), pantai, hutan mangrove, rawa-rawa dan sumberdaya kelautan yang secara umum belum dimanfaatkan secara maksimal.

Kabupaten Asahan memiliki potensi perikanan tangkap dan perikanan budidaya yang kaya, Apalagi di era otonomi ini kabupaten-kabupaten yang memiliki wilayah laut berhak mengelola sepanjang 2 mil wilayah lautnya. Sebelum terjadi pemekaran Kabupaten Asahan terdiri dari 20 Kecamatan yang potensial dikembangkan baik perikanan tangkap maupun perikanan budidaya, dari 20 kecamatan tersebut 8 (delapan) kecamatan yang merupakan wilayah pesisir dan laut yang sangat kaya akan sumberdaya perikanan tangakap dan perikanan budidaya air payau. Kedelapan kecamatan tersebut adalah Kecamatan Air Joman, Kecamatan Medang Deras, Kecamatan Sei Kepayang, Kecamatan Tanjung Balai, Kecamatan Talawi, Kecamatan Tanjung Tiram, Kecamatan Sei Suka Dan Kecamatan Lima Puluh. Kecamatan Tanjung Tiram dan Kecamatan Tanjung Balai sangat terkenal akan sentra penghasil ikan-ikan laut hasil penagkapan yang mempunyai kualitas yang baik yang didukung oleh kecamatan-kecamatan yang lainnya .


Dengan keluarnya peraturan pemerintah tentang pemekaran kabupaten asahan menjadi 2 (dua) wilayah administrasi yaitu kabupaten asahan (induk) dan kebupaten Batubara (pemekaran) maka secara administrasi berkuranglah panjang pantai Kabupaten Asahan (induk) menjadi 57 km dan Kecamatan menjadi 13 Kecamatan. Dari 8 kecamatan yang memiliki potensi perikanan tangkap dan budidaya air payau sebanyak 5 (lima) Kecamatan masuk kedalam Kabupaten Batubara yaitu Kecamatan Talawi, Kecamatan Tanjung Tiram, Kecamatan Sei Suka, Kecamatan Medang Deras dan Kecamatan Lima Puluh. Dan sebanyak 3 (tiga) Kecamatan masuk kedalam Kabupaten Asahan yaitu Kecamatan Air Joman, Kecamatan Sei Kepayang, Kecamatan Tanjung Balai yang potensial bagi perikanan tangkap dan budidaya air payauS.
Dengan melihat kondisi tersebut maka merupakan tantangan bagi Stakeholder di bidang perikanan di Kabupaten Asahan untuk mengembangkan dan memaksimalkan sumber-sumber perikanan yang belum dikelola dengan baik terutama potensi perikanan budidaya air tawar dyang tersebar di berbagai kecamatan-kecamatan yang dilalui oleh aliran sungai yang banyak terdapat di Kabupaten Asahan.