. . . . .

INDUSTRI

Kecil
 
Menengah
 
 
.

PARIWISATA

Wisata Alam
 
Budaya
 
 
.

KOMUNIKASI

Mailing List
 
Kontak Kami
 
 
..

Detail

 

.
Kesehatan

Kondisi kesehatan pada tahun 2010 secara umum berada dalam kondisi baik. Sementara itu pemerintah Kabupaten Asahan secara tegas telah menyatakan bahwa peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat merupakan salah satu pilar utama dalam penyelenggaraan pemerintahan. Pada tahun 2011 peningkatan pelayanan kesehatan di rencanakan bukan hanya ditandai dengan pembangunan fisik serta sarana dan prasarana. Namun pada aspek lain seperti pencegahan penyakit berbahaya serta jenis penyakit yang cenderung terjadi pada musim tertentu.

Hal ini juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional, dan program pemerintah propinsi sumatera utara. Agenda tersebut adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat melalui program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Sampai dengan oktober 2010 jumlah masyarakat Kabupaten Asahan yang telah terdaftar dalam program Jamkesmas adalah sebanyak 148.477 jiwa sedangkan perkiraan penggunaan Jamkesda tahun 2010 adalah sebanyak 25.000 jiwa.

Selama tahun 2009 terdapat 10 (sepuluh) jenis penyakit yang sering terjadi di Kabupaten Asahan sebagaimana tertera pada tabel di samping. Dari data tersebut dapat dijelaskan bahwa jenis penyakit Infeksi akut lain pada saluran pernapasan bagian atas merupakan yang paling dominan sering terjadi di masyarakat dengan jumlah kasus sebanyak 26.195 kasus. Diikuti dengan jenis penyakit takanan darah tinggi sebanyak 9.837 kasus dan penyakit diare sebanyak 9.138 kasus. Sedangkan penyakit yang paling sedikit terjadi adalah jenis penyakit kulit karena jamur sebanyak 4.214 kasus dan jenis penyakit asma dengan jumlah kasus sebanyak 3.332 kasus. Dengan demikian maka jumlah kasus penyakit terbesar yang ada di Kabupaten Asahan adalah sebanyak 79.984 kasus

 

.Kondisi sarana dan prasarana kesehatan yang tersedia hingga tahun 2009 tersaji dalam tabel berikut

No Uraian jumlah (unit)
1 RS Pemerintah 1
2 RS Swasta 6
3 Puskesmas 18
4 Pustu 119
5 Klinik 29
6 Posyandu 932
7 Apotek 16
8 Toko Obat 35


Di Kabupaten Asahan jumlah pasangan usia subur (PUS) pada tahun 2009 adalah sebanyak 117.279 pasang. Dari jumlah ini terdapat 66,89% atau 78.445 akseptor merupakan akseptor aktif dan 33,11% atau 21.239 akseptor merupakan adalah akseptor baru. Data ini menunjukkan peningkatan jika dibandingkan dengan tahun 2008, dimana jumlah PUS pada tahun 2008 adalah sebanyak 112.542 pasang dengan jumlah akseptor aktif adalah sebanyak 75.144 akseptor  atau 66,77% dan akseptor baru adalah adalah sebanyak 18.925 akseptor atau sebesar 33,23%.  

Sementara pengguna alat kontrasepsi yang paling banyak di gunakan pada tahun 2009 adalah Pil sebanyak 39,27% atau 30.807 orang, Suntik sebanyak 26,63% atau 20.890 orang, IUD sebanyak 15,29% atau 11.992 orang, MOW sebanyak 8,88% atau 6.968 orang, Implant sebanyak 6,20% atau 4.861 orang, kondom sebanyak 2,48% 1.945 orang dan MOP sebanyak 1,25% atau 982 orang.

Sedangkan penggunaan alat kontrasepsi bagi para akseptor baru juga masih didominasi oleh penggunaan Pil sebanyak 9.999 orang atau 47,07%, Suntik sebanyak 7.339 orang atau 34,55%, Kondom sebanyak 2.123 orang atau 9,99% Implant sebanyak 887 orang atau 4,17%, IUD sebanyak 573 orang atau 2,69%, MOW sebanyak 314 orang atau 1,47% dan MOP sebanyak 5 orang atau 0,02%.

Pada bidang kesehatan, target capaian kinerja yang akan diperoleh pada tahun 2011 adalah sebagai berikut:
No Indikator Besaran
1 Tingkat Kesakitan (%) 27,37
2 Angka Harapan Hidup (tahun) 68,93
3 Total Fertility Rate (TFR) (% 2,78
4 Jumlah kematian ibu melahirkan (jiwa) 20
5 Angka Kematian Bayi (per 100 ribu kelahiran hidup) (%) 27,34

 

 
 

.

Web Login

User:  
Password:  

 
 
.

PRODUK HUKUM

Dokumen Daerah
 
Perundangan
 
Pengumuman
 
 
. .

@ 2008